• 1. Formula Bisnet bagi pemula untuk menghasilkan uang melalui internet
  • 2. Mendapat Uang melalui internet. Ikuti langkah-langkah formula bisnis
  • 3. Hibah via AsiaBersama atau dapat Hibah via AsiaKIta
  • 4. Daftar Pay Pall
  • 5. mengungkap Rahasia Tersembunyi Metode Mencari Uang di Internet
  • Jika Anda Bisa Mengetik dan Mengakses Internet, Anda Sudah Memiliki Syarat yang Cukup Untuk Menghasilkan Uang Melimpah dari Internet... Hanya Jika Anda Tahu Caranya!!! clik aja
    pasang iklan di kolom ini!!!

    Hasil survei : LSI (1), LSI (2), LSN, LRI, CIRUS, Pupkaptis dan SSS

    Sumber : Detik Pemilu
    Pasangan Capres-Cawapres LSI (Lembaga) LSI (lingkar) LSN LRI CIRUS Pupkaptis SSS
    MEGA-PRO 18%↓ 16,4% 14,2%↑ 20,2% ------ 22,17%↓ 24,4%
    MEGA-PRO 70% ↔ 63,1% 62,5%↓ 33,2% ------ 52,15%↓ 52,5%
    JK-Win 7%↑ 5,9% 11,4%↑ 29,29% ------ 17,2%↑ 20,2%

    Hasil Quick Count 5 lebaga survei : LSI (1, LSN, LSI (2), CIRUS, Pupkaptis dan prediksi Blog Pemilu

    Ranking Partai LSI (Lembaga) LSN LSI (lingkar) CIRUS Pupkaptis Ramalan Blogpemilu KPU
    1 P D 20,46 20,22 20,34 20,57 20,64 20,45 20,641
    2 Golkar 13,98 14,79 14,85 14,57 14,16 14,47 14.628
    3 PDIP 14,41 13,98 14,07 14,25 14,48 14,24 14.094
    4 PKS 7,84 7,37 7,82 7,47 8,7 7,84 8.158
    5 PAN 5,74 4,97 6,07 5,78 6,26 5,76 6,26
    6 PPP 5,23 5,33 5,29 5,29 5,67 5,36 5.24
    7 PKB 5,18 4,62 5,2 5,62 5,11 5,15 5.15
    8 Gerindra 4,59 6,51 4,20 4,26 4,49 4,81 4.31
    9 Hanura 3,72 3,43 3,49 3,51 3,54 3,54 3.63

    Hasil Pemilu Legislatif 2009 Hasil Pemilu Presiden 2009 Dinamika Pemilu

    Selasa, 11 September 2007

    Megawati Calon Presiden 2009



    Sumber : Kompas

    Rakernas II dan Rakornas PDI-P Berakhir Klimaks

    Jakarta, Kompas - Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyatakan bersedia dicalonkan sebagai presiden pada Pemilihan Presiden 2009. Kesediaan Megawati ini menjadikan dirinya sebagai orang pertama yang secara resmi menyatakan akan maju dalam Pemilihan Presiden 2009.

    Pernyataan yang diucapkan dalam pidato tanpa teks saat menutup Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) PDI-P di Jakarta, Senin (10/9) sekitar pukul 20.05, itu langsung disambut gegap gempita oleh sekitar 16.400 peserta acara yang datang dari seluruh Indonesia.

    "Dengan mengucapkan Bismillahi-rahmanirrahim, saya, Megawati Soekarnoputri, bersedia dicalonkan sebagai presiden dari PDI Perjuangan," kata Megawati yang langsung disambut histeris semua peserta rakornas. Bahkan, banyak peserta yang menitikkan air mata.

    "Sampaikan hal ini...," lanjut Megawati. Namun, pernyataan itu tidak selesai karena riuhnya teriakan "Mega, Mega..." dari peserta rakornas.

    Pada saat yang sama, lagu Maju Tak Gentar berkumandang. Taufik Kiemas pun langsung naik ke panggung dan mencium kening istrinya. Ciuman dari suaminya ini membuat Megawati terharu.

    Pada bagian akhir pidatonya, Megawati meminta semua peserta rakornas untuk mengabarkan kesediaan dirinya maju dalam Pemilihan Presiden 2009 kepada semua kader PDI-P dan bangsa Indonesia. Dia juga meminta kadernya bekerja keras. "Kita pasti bisa. Jika kita bersama rakyat, kita pasti menang," kata Megawati menutup pidatonya.

    Kesediaan Megawati untuk kembali dicalonkan sebagai presiden sudah mulai terbaca saat membuka Rakernas II PDI-P pada 8 September. Saat itu Megawati mengatakan, "Jawaban saya (untuk bersedia atau tidak sebagai calon presiden dari PDI-P), insya Allah akan seperti yang ada di dalam sanubari Anda semua."

    Meski demikian, kesediaan Megawati tetap "mengejutkan" pengurus inti PDI-P. "Megawati sama sekali tidak memberi tahu DPP jika akan menyampaikan kesediaannya malam ini," kata Ketua Badan Pemenang Pemilu PDI-P Tjahjo Kumolo.

    Rektor Universitas Paramadina Anies Baswedan menuturkan, Megawati merupakan faktor pemersatu PDI-P. Tanpa Megawati, PDI-P akan berbeda.

    "Oleh karena itu, saya lihat (pencalonan Megawati) ini hanya target internal PDI-P. Namun, sebagai partai oposisi, strategi PDI-P dengan lebih awal mengumumkan calonnya adalah tepat. Sebab, mereka tidak akan menjadi sasaran tembak pihak lain. Ini berbeda jika seandainya ada kader PDI-P yang duduk di pemerintahan," kata Anies.

    (SUT/NWO)





    0 komentar:

    Berita KPU

    http://www.kpu.go.id/index.php?option=com_rss&feed=RSS0.91&no_html=1